Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pembantaian di Hari Valentine (14 Februari 1939)

: Pada 84 tahun yang lalu, Kota Chicago menjadi saksi bisu pembantaian antar mafia. Gembong kriminal yang disegani di AS dikala itu, Al Capone, memerintahkan pembunuhan atas tujuh orang anggota sindikat penjahat pimpinan George “Bugs” Moran.


Kota

Menurut The History Channel, kasus itu dikenal dengan sebutan “Pembantaian di Hari Valentine” karena, ironisnya, bertepatan dengan perayaan hari kasih sayang yang menjadi tradisi di negara-negara Barat menyerupai AS.

Pembantaian itu berlangsung di dalam sebuah gudang di tempat North Clark Street dan bermotif persaingan bisnis. Ketika itu pemerintah AS menerapkan larangan peredaran dan penjualan minuman keras. Larangan itu dimanfaatkan para gembong kriminal menyerupai Al Capone dan Bugs Moran untuk menjual minuman beralkohol secara ilegal.

Bisnis ini mendatangkan keuntungan besar sehingga menjadikan persaingan di kalangan gembong kriminal yang menjadi distributor. Persaingan memperebutkan pasar minuman beralkohol dan aktivitas ilegal lainnya ini kerap diwarnai dengan kekerasan bersenjata, menyerupai yang ditunjukkan antara Capone dan Moran.

Capone berada di Florida dikala memerintahkan pembunuhan atas Bugs Moran. Pada 13 Februari 1929, orang bayaran Capone berupaya memancing Moran dengan menawari beliau penjualan wiski berkualitas tinggi dengan harga murah. Moran pun bersedia bertemu untuk bernegosiasi di suatu gudang keesokan harinya.

Mujur bagi Moran, beliau berhasil menyelamatkan diri setelah melihat para anak buahnya diberondong peluru oleh gerombolan Capone yang sudah menyergap mereka di gudang. Enam orang tewas seketika dan seorang lagi sempat sekarat selama kurang dari satu jam.

Publik Amerika terkejut bercampur marah setelah mengetahui gosip soal Pembantaian di Hari Valentine. Dengan mandat dari Presiden AS, Herbert Hoover, Departemen Keuangan lantas membentuk tim khusus untuk memburu Al Capone. Dia alhasil berhasil ditangkap pada Mei 1929 oleh tim pimpinan Eliot Ness.
Pada 1931, pengadilan AS menjatuhkan vonis 11 tahun penjara dan denda US$800.000 kepada Capone. Dia lalu bebas pada 1939 setelah dianggap berkelakuan baik. Namun, ketika itu kesehatannya mulai memburuk setelah menderita syphilis.

Capone meninggal di usia 48 tahun pada 1947 di rumahnya yang terletak di Palm Island, Florida. Rivalnya, Bugs Moran, menghembuskan nafas terakhir pada 25 Februari 1957 setelah menderita kanker paru-paru. Dia dikala itu sedang menjalani hukuman penjara selama sepuluh tahun setelah merampok bank di Kansas.