Spesies gres “Ular Buta” ditemukan di Brazil


Makhluk yang unik, atretochoana eiselti, ditemukan setelah para insinyur mengeringkan sebuah bendungan hydroelectric yang membentang di sungai yang terhubung ke Amazon.
Ahli biologi menemukan enam mahluk yang tidak biasa dan jarang dilihat insan ini – masing-masing memiliki panjang sekitar semeter – di bab bawah dasar sungai-sungai di Madeira di Rondonia, Brasil.



“Ular buta” ini mungkin terlihat sedikit menjijikkan, tetapi yakni penemuan menarik bagi para ilmuwan, yang percaya bahwa mahluk ini berkaitan erat dengan salamander dan katak



Atretochoana eiselti yang buta, telah terlihat erat muara sungai Amazon, dalam air hangat dan berarus


Makhluk-makhluk yang ditemukan pada bulan November – namun gres ketika inilah para ilmuwan untuk benar-benar mengklasifikasikan genus ular nya – menegaskan adanya makhluk langka yang telah terlihat secara sporadis semenjak pertama kali terlihat pada tahun 1968.
Mahluk ini sesungguhnya lebih erat dengan salamander dan katak, tetapi penampilannya lebih ibarat ular.
Ahli Biologi Julian Tupan, yang bekerja untuk Santo Antonio Energi – perusahaan yang membangun bendungan – berkata: “Dari enam yang kami kumpulkan, satu meninggal, tiga yang dilepaskan kembali ke alam liar dan dua disimpan untuk dipelajari.
“Meskipun tampak ibarat ular, mereka bukanlah reptil dan lebih erat terkait dengan salamander dan katak.”


Makhluk itu pertama kali ditemukan di Amerika Selatan pada tahun 1968, tetapi hanya ditemukan di pulau Mosquiro tahun lalu


Tupan menambahkan: “Kami berpikir hewan ini bernafas melalui kulitnya, dan mungkin memakan ikan kecil dan cacing, namun masih belum ada bukti.”
Amazon yakni sebuah kotak kejutan dalam dunia reptil dan amfibi. Masih banyak yang mampu ditemukan disana.