Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pernah Ketindihan Saat Tidur? Ini Penyebabnya

 Sleep paralisys atau yang biasa disebut ketindihan oleh orang Indonesia Pernah Ketindihan Saat Tidur? Ini Penyebabnya
Sleep paralisys atau yang biasa disebut ketindihan oleh orang Indonesia, seringkali menciptakan orang cemas dan bahkan banyak pula yang mengaitkannya dengan hal-hal gaib menyerupai ditindih setan atau dicekik setan, sehingga tragedi itu kerap menciptakan banyak orang ketakutan.

 Sleep paralisys atau yang biasa disebut ketindihan oleh orang Indonesia Pernah Ketindihan Saat Tidur? Ini Penyebabnya
Ilustrasi Sleep Paralisys (Sumber: Scienceholic.com)

Dalam sains, kondisi tersebut disebut dengan sleep paralisys atau kelumpuhan tidur. Dikutip dari sleepeducation.org, kondisi itu terjadi ketika seseorang masuk ke dalam fase tidur yang paling dalam dan paling nyenyak sehingga menciptakan otak mensugesti badan untuk relaksasi. Sehingga otot-otot dilemaskan oleh alam bawah sadar kita.

Dalam kondisi otot yang lemas, tentu menjadi sangat sulit bagi kita untuk sanggup menggerakannya secara mendadak, butuh kesadaran yang penuh. Hal inilah yang lalu menciptakan orang yang sedang tidur lalu merasa lumpuh mendadak, dan kalau tidak disikapi dengan baik, malah menciptakan panik.

Akibatnya, beberapa diantaranya malah merasa tercekik alasannya yaitu kecemasan yang melanda, bahkan ada yang hingga berhalusinasi alasannya yaitu perilaku paranoid atas kondisi tersebut. Tentu kondisi itu menjadi tidak pengalaman tidak menyenangkan ketika tidur.

Perlu diketahui, mengapai hingga sanggup terjadi ketindihan. Para ilmuwan mengungkapkan bahwa, fase tidur yang paling dalam sanggup terjadi, ketika keadaan badan seseorang yang sangat lelah, kondisi itulah yang lalu memicu otak untuk mengistirahatkan badan dan merelaksasikannya ketika tidur.

Umumnya, kondisi tersebut banyak dialami oleh mereka dengan usia diantara 20 hingga 30 tahun. Namun tidak menutup kemungkinan juga terjadi pada mereka yang lebih renta atau lebih muda. Namun demikian, ini sebetulnya buka perkara medis yang serius. Jadi, kalau anda tiba-tiba mengalaminya, jangan panik, cobalahnya untuk membangkitkan kesadaran penuh anda dengan perlahan.