Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cerita The Red Scarf, Mimpi Jadi Kenyataan


The Red Scarf yakni sebuah dongeng angker ihwal seorang laki-laki yang istrinya mempunyai mimpi yang sangat abnormal sanggup dikategorikan juga menjadi mimpi buruk. Mimpi dimana seorang laki-laki yang dicekik dengan syal merah.

Pada suatu hari Mr.Smith pulang dari kantor dan ketika itu sangat terlambat. Dia menutup pintu dengan sangat pelan kemudian melepas mantel dan syal dan menutupnya di lemari. Kemudian beliau hanya berdiri di lorong dan terengah engah. Di kamar mandi, ia menghabiskan waktu usang menggosok tangan dan kuku. Lalu beliau mematikan lampunya dan pergi tertidur

Keesokan paginya, ia bangkit dan turun dari dapur dimana istrinya sedang memasak sarapan.

"Jam berapa anda datang di rumah tadi malam ?" Tanya nyonya Smith.
"Sekitar jam 01.00 malam," kata suaminya sambil mengambil koran dan membacanya
"Pasti lebih dari itu kan ?," katanya.
"Mungkin jam 01.30 malam saya sampainya alasannya yakni sudah terlalu malam saya tidak lihat waktu," kata suaminya
"Itu tidak mungkin, pacar saya mempulangkan saya dari dikotik jam 02.30 malam. Apa yang terjadi ayah ? Anda terlihat sangat pucat sekali pagi ini." kata putrinya.
"Saya tidak sanggup tidur tadi malam, saya punya mimpi jelek dan mengerika. Aku bermimpi kamu dieksekusi," kata istrinya. 

Lalu Mr.Smith menjatuh kan cangkir kopinya dan menumpahkan nya ke lantai. 

"Karena pembunuhan di tengah malam ya itu sangat terperinci sekali bagi saya"  kata Istrinya
"Wow, bu! Itu sangat gila, itu mustahil beritahu kami jalan ceritanya bu," kata putrinya
"Yah itu benar benar sangat mengerikan, itu bos Ayah, Mr Browning," kaya istrinya
"Apa ?" kata suaminya
"Dalam mimpi, anda membunuh Mr Browning alasannya yakni beliau menangkap anda mencuri uang dari perusahaannya." kata istrinya
"Bagaimana beliau melaksanakan nya, bu ?, beritahu kami bu" Putrinya pun tertawa
"Diam!, mimpi yakni beban omong kosong," kata ayahnya
"Saya ingin mendengarnya," kata putrinya sambil tertawa
"Yah, itu larut malam ayah memperlihatkan tumpangan kepada Mr Browning pulang kerja. Mereka mengobrol ihwal bisnis dan mereka berdebat dan ayah menghentikan kendaraan beroda empat di tengah jalan. Lalu ayah pergi kebelakang mobil," kata istrinya
"Pergilah," kata Mr Smith,
"Yah, mantel dan syal berada di bangku belakang, dan Mr Browning masih duduk di depan dan anda mengambil syal dan ketika anda berbicara dengan nya, datang tiba ayah pribadi mencekik lehernya secepat mungkin hingga Mr Browning tewas" kata Istrinya
"Sungguh itu konyol sekali" kata Mr Smith
"Itu memang konyol tetapi dalam mimpi saya itu begitu kasatmata dan saya sangat murka dan itu bukan simpulan dari itu. Lalu ayah menyeretnya keluar kendaraan beroda empat dan membuang tubuhnya di pinggir jalan menyerupai sepotong sampah dan syal itu masih terikat di lehernya.," kata istrinya
"Astaga," kata ayahnya
"Kedengaran nya menyerupai film" kata putrinya.
"Itu begitu terperinci sekali dan ayah tidak akan percaya bagaimana hidup itu dan saya melihat ayah meletak kan mantel dan syal kembali dan kemudian semua nya. Kau tahu kadang- kadang bagaimana hal itu terjadi dalam mimpi dan kemudian ayah sedang di interogasi oleh polisi dan mereka membawa anda ke kantor polisi dan ayah mengenakan mantel dan syal kemudian itu bukan syal ayah, syal ayah berwarna biru itu yakni syal merah itu syal Mr Browning," kata istrinya
"Ini sangat konyol sekali" kata istrinya,
"Mungkin tidak begitu konyol" kata suaminya
"Bahkan saya memperlihatkan bos saya tumpangan pulang dari kerja semalam. Kmai sudah berbicara sangat serius sekali . Tidak masuk kerincian tetapi beliau bertindak sangat aneh. Mungkin itu kemudian daripada yang saya pikir ketika saya pulang. Dia menyampaikan kepada saya untuk menghentikan kendaraan beroda empat dan ia keluar dari antah berantah. Ketika saya meninggalkan dia, ada perasaan yang paling mengerikan ini sangat berbahaya dijalan- jalan sepi di negara ini. Anda tidak tahu apa jenis orang gila yang mungkin berpapasan dengan anda tetapi saya berharap tidak ada yang terjadi padanya." Kata suaminya melanjutkan.
"Kau tidak berpikir beliau mengalam kecelakaan atau sesuatu kan ?" kata istrinya.
"Saya harap tidak" kata istrinya
"Hay bu, saya lebih baik pergi atau saya akan terlambat kesekolah. Hari ini cuek sekali diluar. Siapa yang mempunyai scarf ini? Ini bukan milikmu kan yah ? Ini berwarna merah, dapatkah saya bawa ?" kata anaknya

Mr Smith menatap syal merah itu dan mengambil nya. 

"Ada apa ?, Apakah saya menyampaikan sesuatu yang salah ? " tanya anaknya.

Lalu bel rumah pun berbunyi.