Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Mengetahui Anda Psikopat

Ilustrated : Google Images (Psikopat)
Cara mengetahui anda Psikopat  - Baru gres ini ada pembunuhan yang sangat sadis yang terjadi di jalan tol, yaa seorang mahasiswi Indonesia berjulukan Ade Sara yang meregang nyawa sesudah dibunuh oleh kekasihnya sendiri. Lalu lebih parah nya lagi si pembunuh itu tertawa dengan ceria seolah olah tidak bersalah sesudah membunuh korbannya. Simak yuk artikelnya. Waspada psikopat ada disekitar kita dan bisa jadi kita ialah seorang psikopat.

Psikopat yang berarti sakit jiwa. Psikopat berbeda dengan gila (skizofrenia/psikosis) sebab seorang psikopat sadar sepenuhnya atas perbuatannya. Psikopat mempunyai beberapa ciri-ciri umum. Namun ciri-ciri ini diperlukan tidak membuat orang-orang gampang mengecap seseorang psikopat sebab diagnosis tanda-tanda ini membutuhkan training ketat dan hak memakai fatwa evaluasi formal, lagipula dibutuhkan wawancara mendalam dan pengamatan-pengamatan lainnya. Mengecap seseorang dengan psikopat dengan sembarangan beresiko buruk, dan setidaknya membuat nama seseorang itu menjadi jelek.

Ciri - ciri seorang psikopat

  1. Sering berbohong, fasih dan dangkal
  2. Egosentris dan menganggap dirinya hebat
  3. Tidak punya rasa sesal dan rasa bersalah. Meski kadang psikopat mengakui perbuatannya namun ia sangat meremehkan atau menyangkal tanggapan tindakannya dan tidak mempunyai alasan untuk peduli.
  4. Senang melaksanakan pelanggaran di waktu kecil.
  5. Sikap hirau tak hirau terhadap masyarakat.
  6. Kurang empati. Bagi psikopat, memotong kepala ayam dan memotong kepala orang tidak ada bedanya(Contohnya Danang sang pelaku pembunuh kucing)
  7. Psikopat juga teguh dalam bertindak agresif, menantang nyali dan perkelahian, jam tidur larut dan sering keluar rumah.
  8. Impulsif dan sulit mengendalikan diri. Tidak ada waktu bagi seorang psikopat untuk menimbang baik-buruknya tindakan yang akan mereka lakukan dan mereka tidak peduli pada apa yang telah diperbuatnya atau memikirkan perihal masa depan. Pengidap juga gampang terpicu amarahnya akan hal-hal kecil, gampang bereaksi terhadap kekecewaan, kegagalan, kritik dan gampang menyerang orang hanya sebab hal sepele.
  9. Tidak bisa bertanggung jawab dan melaksanakan hal-hal demi kesenangan belaka
  10. Manipulatif dan curang. Psikopat juga sering memperlihatkan emosi dramatis walaupun bahwasanya mereka tidak sungguh-sungguh (pandai bersandiwara). Mereka juga tidak mempunyai tanggapan fisiologis yang secara normal diasosiasikan dengan rasa takut menyerupai tangan berkeringat, jantung berdebar, lisan kering, tegang, ataupun gemetar. Pengidap psikopat tidak mempunyai perasaan tersebut, sebab itu psikopat seringkali disebut dengan istilah “dingin
  11. Hidup sebagai parasit sebab memanfaatkan orang lain untuk kesenangan dan kepuasan dirinya
  12. Biasanya sangat cerdas dan mungkin paling cerdas dikala dibandingkan dengan bawah umur yang lain.
  13. Biasanya banyak mengetahui sesuatu yang tidak diketahuinya dan murka bila orang lain menyalahkannya (merasa paling benar, dan biasanya anggapanya itu memang benar).
  14. Mengetahui sesuatu yang tidak diketahui. Biasanya banyak yang benar dan sangat sedikit sekali yang salah.
  15. Memiliki asumsi dengan akurasi yang tinggi (perkiraannya jarang salah dan kebanyakan ialah benar atau benar semuanya).

Ciri ciri psikopat yang lebih khusus

  • Glibness/Superficial Charm – menarik yang dibuat-buat
  • Manipulative and Conning – manipulatif dan licik
  • Grandiose Sense of Self – memuja diri sendiri terlampau tinggi
  • Pathological Lying – pendusta patologis
  • Lack of Remorse, Shame or Guilt – tak punya malu, rasa salah, atau introspeksi diri
  • Shallow Emotions – emosi yang dangkal
  • Incapacity for Love – tak bisa mencinta
  • Need for Stimulation – butuh dirangsang
  • Callousness/Lack of Empathy – tak punya rasa empati
  • Poor Behavioral Controls/Impulsive Nature – kendali sikap yang buruk, terlalu impulsif
  • Early Behavior Problems/Juvenile Delinquency – masalah masa kecil/remaja
  • Irresponsibility/Unreliability – tak bertanggungjawab, tak bisa dipercaya
  • Promiscuous Sexual Behavior/Infidelity – tidak setia, sikap seksual yang membingungkan
  • Lack of Realistic Life Plan/Parasitic Lifestyle – tak mempunyai rencana hidup konkret dan sikap hidup menyerupai parasit/benalu
  • Criminal or Entrepreneurial Versatility – kecenderungan kriminal dan entrepreneurial
  • Contemptuous of those who seek to understand them – ketus kepada mereka yang tak mau mengerti dirinya
  • Does not perceive that anything is wrong with them – tak mengakui ada yang salah dengan dirinya
  • Authoritarian – otoriter
  • Secretive – tertutup
  • Paranoid – paranoid
  • Conventional appearance – penampilan yang konvensional
  • Goal of enslavement of their victim(s) – punya tujuan memperbudak korbannya
  • Exercises despotic control over every aspect of the victim’s life – selalu menginginkan kendali diktatorial dalam setiap aspek kehidupan korbannya
  • Has an emotional need to justify their crimes - memiliki kebutuhan emosional untuk membolehkan kejahatannya
  • Ultimate goal is the creation of a willing victim – tujuan utamanya ialah membuat kejahatan dengan korban yang pasrah
  • Incapable of real human attachment to another – tak bisa bekerjasama sejati dengan insan lain
  • Unable to feel remorse or guilt – tak bisa mencicipi rasa salah ataupun memperlihatkan tanggungjawab
  • Narcissism, grandiosity (self-importance not based on achievments) – narsis, suka pamer
  • May state readily that their goal is to rule the world – menyatakan bahwa mereka siap menguasai dunia

Berikut ialah beberapa pertanyaan

  1. Ada seorang anak yang menerima hadiah ulang tahun berupa sepeda dan sepatu bola (sepatu sepak bola). Namun beliau membencinya. Kenapa?
  2. Ada dua orang perempuan bersaudara, Bertha dan Martha. Suatu hari ibu mereka meninggal dan pada hari pemakamannya, Bertha melihat sesosok laki-laki yang sangat tampan. Ia pribadi jatuh cinta pada cowok itu. Namun ia tak berhasil menemukannya sebab tak tahu siapa beliau sebenarnya. Nah, pada suatu hari Berthamembunuh saudarinya, Martha. Kenapa?
  3. Engkau menginap di lantai 10 sebuah hotel. Suatu malam kau melongok dari balkon dan melihat seorang pembunuh menghabisi korbannya. Sang pembunuh tak sengaja melihatmu. Dari atas kau bisa melihat ia mendekatkan jarinya ke wajahnya dan membuat gesture (gerakan tubuh). Apa yang ia lakukan?
  4. Andaikan kau harus membunuh seseorang dan ia sedang bersembunyi di dalam lemari, apa yang akan kau lakukan?

Berikut ialah jawabannya

1. Jika anda orang normal anda akan menjawab, anak itu ialah anak perempuan atau lebih mudah lagi sebab anak itu tidak suka dengan sepeda atau sepak bola. Tetapi bila anda psikopat anda akan menjawab anak itu tak punya kaki (cacat)
2. Jika anda orang normal anda akan menjawab kalau dua perempuan ini mengasihi lelaki yang sama (cinta segitiga) atau Bertha cemburu pada Martha. Tetapi bila anda psikopat anda akan akan menjawab biar Bertha bisa bertemu lagi dengan cowok itu di pemakaman saudarinya. Karena seorang Psikopat beliau memikirkan untuk kedepannya, makanya beliau membuat skenario membunuh saudarinya, dan berfikir lelaki itu akan tiba dan beliau akan bertemu lagi dengan lelaki tersebut.
3. Jika anda orang normal anda akan menjawab kalau mendekatkan jarinya ke bibirnya, mengisyaratkan biar kau tutup lisan dan tidak menyampaikan apapun kepada polisi. Tetapi bila anda seorang Psikopat anda akan berpikir ia sedang menghitung di lantai mana kau tinggal supaya bisa membunuhmu juga.
4. Jika anda orang normal anda akan menjawab "saya mustahil membunuhnya" tetapi sebab pertanyaan ini "harus" maka jawaban yang pribadi terlontar ialah membuka lemari kemudian membunuh orang itu. Karena jawaban ini masih dianggap normal, bukan psikopat. Tetapi bila anda seorang Psikopat menunggu sampai orang itu keluar dari lemari, gres membunuhnya *bayangkan*. Karena seorang psikopat itu menginginkan seseorang yang beliau akan bunuh itu mengalami hal yang membuat sang korban sangat ketakutan dan sang Psikopat membuat rencana untuk membuat sang korban mati secara perlahan- lahan. Itulah seorang Psikopat sang pembunuh dengan skenario gilanya.