Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengungkap Mistis Mencadin Di Kota Pangkalpinang

Mencadin berdasarkan dongeng sebagaian besar masyarakat Bangka dikenal dengan sosok hantu yang ibarat pocong yang berbau busuk. Konon asal muasal hantu ini ialah sosok insan yang dalam perjalanan hidupnya sering melaksanakan kemaksiatan, oleh lantaran itu lah dalam konsep keagamaan sosok insan mirip ini ketika mati tidak diterima “bumi” sehingga arwanya gentayangan hingga 40 hari kematiannaya.


Menimbulkan pertanyaan di masyarakat semenjak seminggu yang kemudian ‘ada Mencadin Di Kota Pangkapinang' hampir 7500 masyarakat yang mengupdate www.media-babel.com berdasarkan penelusuran kami baik di facebook maupun di Twitter serta media umum lainnya maka simak komentar komentar rekan rekan :

Mey’s Imelda Soewandy
Kalo bener tu dongeng mba yayuk kmungkinan sanggup jadi, krn mba yayuk tu mantan PSK, trus nikah kek orang dkt daerah kp opas, sedgkan org yg nikahin die tu meninggal krn terserang pnyakit tsb..trus mba tu nikah lagi sm orang pedatang tp tinggal di kp opas juga (pedagang es kelapa) dkt SPBU kp opas.. tp ijab kabul e tu dag berlangsung usang krn suami e tu maen serong kek perempuan lain, terus mba tu ngontrak dag jauh dr rumah ku, tp dag sanggup bayar kontrakan 3 bulan mba tu ngilang.. dgr2 sih die kmbali ke lokalisasi di pasir padi, dan desas desus mba tu ngidap penyakit tu lah kami ketahui soal e suami die yg dulu tu meninggal karna HIV AIDS juga..

Kami juga denger selentingan soal die meninggal di RSUD tu, krn pas di lokalisasi pasir padi tu die lah sakit keras dan org2 di lokalisasi tu dag sanggp mengatasi penyakit mba tu…

kami juga tau die meninggal dan gentayangan, bang… bahkan ade warga yg pernah ade sangkutan kek die tu di datangi e… cm KATANYA lah di cerudik biar die dag gentayangan agik…

tapi asing ok, masih ade smpe skarang die gentayangan dan lokasi e tu pangkalpinang…

dan itu pun kalo bener tu hantu nya “Mba Yayuk” salah satu pengajuan, dan yang niscaya dunia lain ada di sekitar kita.

Berbeda lagi dengan dongeng rekan kita satu ini

Riendra
Rumor hantu PSK bikin parno
Belakangan ini kota ku lagi geger, bukan lantaran kasus markus atau atau bentrokan mirip di priuk. Yang bikin warga kota pangkalpinang heboh, katanya ada hantu PSK yang gentayangan. Entahlah…banyak versi dongeng yang beredar, mulai dari warung kopi sampe pembicaraan hangat di kantor-kantor. Ada yang bilang si hantu udah jalan muter kota pangkalpinang (bingung, hantu jalan atau terbang ya??),terus ada juga ratifikasi sebagian masyarakat yang melihat dan kerasukan hantu PSK itu.

Ceritanya beberapa waktu yang lalu, ada seorang PSK yang tewas lantaran penyakit HIV AIDS, lantaran sudah sekarat, kesannya sang PSK tewas mengenaskan. Dia warga pendatang dan hanya sebatang kara di Pangkalpinang, ketika sakaratul maut, tidak ada seorang pun yang mau mengurusi mayatnya, termasuk Mami yang mendatangkan ia dan mempekerjakannya sebagai PSK.

Versi dongeng yang beredar, kesannya mayat di kubur oleh beberapa orang anak yang menemukan mayat tersebut. Dengan dibalut selimut tebal mayat dikubur secara tidak layak di tempat wisata pantai tanjung bunga. Pasca tragedi tersebut masyarakat disekitar tempat heboh kalau ada setan perempuan gentayangan di sekitar lokasi tersebut.

Rumor ini terus beredar dan bikin heboh masyarakat. Ada sebagian versi dongeng yang menyampaikan kalau hantu PSK ini udah jalan muter kota dan nggak pandang buluh mengganggu warga, ada juga yang bilang kalau hantu ini hanya mengganggu perempuan yang sedang hamil. Bahkan ada lagi versi dongeng yang menyampaikan kalau hantu PSK ini mencari orang-orang yang pernah “memakai” nya. Entahlah banyak versi, udah kayak sinetron si manis jembatan ancol aja.

Tapi yang terang rumor-rumor ini bikin resah masyarakat, khususnya belum dewasa dan juga ibu-ibu rumah tangga. Buktinya tadi ada tetangga yang maen kerumah dongeng kalau hantu itu udah jalan kemana-mana dan bikin takut warga.

Kejadian ini bikin parno temen sekantor ku, setiap hari ia dongeng kalau susah tidur malem-malem lantaran rumor yang beredar itu. Ke “parno” an temen ku ini ternyata menular kepadaku, satu malam yang kemudian kira-kira pukul 00.13 wib, saya masih melototin lappy di atas meja komputer kamarku, tiba-tiba saya mencium wangi wangi, tapi susah ditebak baunya mirip apa, resah antara wangi melati, kenangan atau kayu cendana.

Untuk mengurangi efek rasa takut, saya akal-akalan berdehem dan lirik-lirik jendela kamar, kali aja ada yang lagi memantau aktifitas ku dari luar. Usaha ku nggak sebatas itu aja, berusaha meminimalisir ketakutan ku, saya menerka-nerka lagi wangi wangi ini, mungkinkah ini wangi minyak angin atau minyak urut GPU. Tidak berhasil mengurangi rasa takut dan kecurigaanku, kesannya saya matikan lappy dan menenggelamkan kepala ku di kasur.

Dan malam tadi, kira-kira pukul 00.25 wib, saya kembali mencium wangi wangi itu, sempet merinding dengat tingkat ketakutan yang menakjubkan, saya mencoba melirik-lirik barang-barang di atas meja peralatanku dan bertekad memecahkan misteri ini. belum juga kutemukan dari mana sumber wangi wangi ini, saya masih berusaha keras untuk terus menyelidik. Akhirnya mataku tertuju pada satu buah jeruk purut yang ada di atas rak kosmetik. Jeruk purut kecil yang kulitnya sudah kecoklatan dan hampir membusuk, masuk akal saja wangi itu bersumber dari sana, lantaran kondisi jeruk itu sudah membusuk. Untuk meyakinkan saya coba mencium, ternyata benar, wangi itu bersumber dari sini. aneh, kok saya gres ngeh ya, jeruk purut yang sudah busuk sanggup menjadikan wangi wangi (kalo ada yang nggak percaya boleh dicoba, nyimpen jeruk purut didalam kamar sampe busuk)

Lucu, saya gres inget, 2 ahad yang lalu, adik ayahku menyarankan saya untuk mengompres jerawatku dengan perasan jeruk purut dengan air hangat, konon katanya resep tersebut ampuh membunuh basil pada jerawatku yang meradang. Langsung aja saya beli, tapi dasar pemalas, hanya sanggup beli nggak sampe di praktekin, alhasil jeruk purut itu busuk mengenaskan di atas rak kosmetik.

Mengenai rumor ini yang terang semua berpulang kepada kita, penghuni bumi ini bukan hanya manusia, banyak makhluk lain yang terlihat dan tak terlihat, yang baik dan yang jahat, apapun itu, insan atau hantu sekalipun, mungkin punya misi dan tujuan masing-masing mengapa sanggup “mengganggu”, yang terang kita jangan saling mengusik. Mari kita bertawakal kepada Allah, dengan hanya mengingat Allah tidak ada yang perlu kita takuti selain ALLAh Sang Pencipta.

Ada Mencadin Berkeliaraan Di Pangkalpinang

Hantu Berbau Busuk dan Menakutkan
Menakutkan, itulah citra menakutkan dari dongeng horor yang berkembang dari masyarakat pulau Bangka. Apalagi kalau bukan Dunia yang identik dengan fenomena setan atau hantu. Uniknya hantu atau setan selalu-berbeda di setiap. Misalnya di Amerika atau dunia Barat ada jenis hantu, Drakula yaitu hantu dengan jubah hitanm bertaring panjang yang haus akan darah manuisa yang berkeliaran pada malam hari, di Cina ada Vampir serta di Indonesia ada kuntilanak serta Pocong.

Mencadin
Yang pertama ialah “Mencadin”. Mencadin berdasarkan dongeng sebagaian besar masyarakat Bangka dikenal dengan sosok hantu yang ibarat pocong yang berbau busuk. Konon asal muasal hantu ini ialah sosok insan yang dalam perjalanan hidupnya sering melaksanakan kemaksiatan, oleh lantaran itu lah dalam konsep keagamaan sosok insan mirip ini ketika mati tidak diterima “bumi” sehingga arwanya gentanyangan samapi 40 hari kematiannaya.

Kota Pangkalpinang dihebohkan dengan informasi Hantu Gentayangan yang katanya sedang berkeliling mengitari tempat Pangkalpinang. Ada yang was-was, dan ada pula yang biasa-biasa saja, ada yang realistis modern, dan ada pula yang berpikir tradisional. Hantu Gentayangan atau ‘Mencadin’ kata Orang Bangka merupakan Hantu seorang perempuan PSK. Banyak kabar yang beredar dan juga aneka macam versi mengenai informasi ini, katanya perempuan itu meninggal di Rumah Sakit Daerah di Pangkalpinang lantaran mengidap AIDS, pihak RS sendiri kemungkinan tidak bertanggung jawab dalam menangani pasien ini, pasalnya pasien yang dimungkinkan merupakan warga pendatang yang tidak memiliki sanak saudara di Bangka, tidak dilayani sewajarnya oleh pihak RS, ketika meninggal pihak RS tidak memandikan mayat (kabarnya lantaran pihak RS takut tertular, padahal HIV/AIDS sanggup menular jikalau bekerjasama kelamin, dan Darah, seharusnya pihak RS pastinya sangat sudah mengerti hal semacam itu), tidak menyholatkan, juga tidak di kubur sewajarnya orang Islam dikuburkan.

Desas-desusnya, Pasien yang katanya hanya dikuburkan oleh 2 orang layaknya menguburkan bangkai binatang. Banyak juga yang menyampaikan kalau di kuburkan di TPU Air Itam, dan juga banyak yang bilang di TPU Sampur.

Kenapa bergentayangan?
- Asumsi pertama. Banyak perkiraan kalau Mencadin itu bergentayangan lantaran tidak dimandikan, dishalatkan, dan dikuburkan secara layak dan sewajarnya orang Islam.
- Asumsi kedua. Banyak yang berasumsi kalau mencadin itu menggunakan tattoo, tindik, dan juga susuk di badannya, bergentayangan sesungguhnya bukan bermaksud untuk menakut-nakuti tapi hanya untuk meminta derma biar di buka/ambil susuk, tindik dan semacamnya yang terdapat dibadannya. Tapi kalau yang namanya bertemu dengan ‘benda’ mirip itu tidak semua insan yang berani menghadapinya. Saya menerima informasi mengenai perkiraan kedua ini, kalau anak dari teman orang bau tanah saya yang tinggal di Semabung sempat dikagetkan dengan penampakan Mencadin perempuan itu sempurna didepannya ketika waktu Maghrib.

“dia menjerit kaya anjing, tapi lebih ngeri mendengarnya.. wajahnya buruk, ia minta tolong buka susuknya, ku lari karna takut”.

Sebelum tragedi itu, pasalnya anak ini mendengar info perihal mencadin itu dari ibunya, dan anak ini tidak percaya.

“ahh masa sih.. Bohong tuh.. tidak akan ada apa-apa.. tidak akan mendatangi kita..”
- Asumsi ketiga. Gabungan antara perkiraan pertama dan kedua, dan katanya tertarik pada perawan. Entah untuk tujuan apa dan bermaksud apa.

Katanya, kawasan-kawasan di pangkalpinang yang sudah heboh dan sempat dilalui mencadin itu ialah daerah Ketapang, Sampur, Air Itam, Semabung, Pancur, dan baru-baru ini di Parit Lalang. Ada yang bilang kalau kuburan perempuan itu sudah didatangi oleh perangkat masyarakat di sekitar pemakaman, dan diidentifikasi kalau kuburannya longsor.

Entah hingga kapan informasi ini akan hilang. Percaya atau tidak?. Itu lah isu. Saya jadi teringat dengan masa-masa ketika saya masih kecil dulu, Pangkalpinang juga didera informasi yang sama mirip ini. Isu hantu pemerkosa perawan (bahasa kerennya mirip ini) yang sangat heboh, sampai-sampai stok Daun Kelor dan Duri Rukem (tumbuhan yang katanya sanggup menangkal hantu) yang di letakkan di atas pintu dan jendela tiap-tiap rumah yang ada di Pangkalpinang hampir habis dan memungkinkan lantaran informasi itu tumbuhan-tumbuhan semacam itu sudah langka ketika ini. Banyak yang menyebutkan kalau ‘benda’ itu berupa wujud babi bertubuh insan dan besar dan sudah memakan banyak korban perawan. Seiring berjalannya waktu, informasi ini pun berangsur-angsur lenyap. Tidak ada lagi pemanfaatan daun kelor dan duri rukem. Sama halnya dengan informasi yang menghebohkan di daerah Jawa sana mengenai Kolor Ijo. Entah siluman atau jin yang berwujud insan tinggi besar berperut buncit dan berambut gondrong yang hanya menggunakan kolor berwarna ijo yang juga mengincar perawan. Kalau dipikir-pikir memang betapa susahnya jadi perawan ya?.

Kita lihat saja informasi lokal ini akan bagaimana ‘hidup’nya dan sejauhmana dampaknya nanti.