Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Bermain The Devils Face Games

The Devils face game ialah permainan yang dimainkan oleh para dewasa di Spanyol Cara bermain The Devils Face Games
Google Images : The Devil Faces game
The Devils face game ialah permainan yang dimainkan oleh para dewasa di Spanyol. Mereka menyampaikan bahwa bermain game akan menjadikan anda melihat wajah setan yang ada di cermin.

The Devils face game hanya sanggup dimainkan oleh satu orang. Anda perlu 12 lilin hitam untuk memainkan game ini

Cara bermain :

1. Tepat sebelum tengah malam, kunci diri di kamar mandi dan matikan lampunya.

2. Berdirilah di depan cermin dan nyalakan ke 12 lilin hitam tersebut.

3. Tutup mata anda sampai tengah malam. Kemudian buka mata anda.

Anda akan melihat wajah setan dicermin daerah anda berdiri.

Tetapi bermain The Devils face game dikatakan jauh dari kondusif dan tidak untuk memainkannya. Di Spanyol, kisah ini diceritakan wacana seorang anak berusia 16 tahun yang mencoba untuk melihat wajah setan memakai permainan ini dan menderita sangat menderita inilah konsekuensi dari permainan mengerikan ini.

Lalu pada suatu malam, sekelompok sahabat sahabat mengadakan pesta di Oviedo, Spanyol. Suasana menyenangkan dan udara dipenuhi oleh canda dan tawa. Salah satu dewasa di pesta tersebut ialah seorang laki-laki muda berjulukan David yang berusia 16 tahun pada ketika itu. Remaja itu berbicara wacana banyak sekali topik tapi satu hal yang mengarah ke yang lain dan datang tiba mereka menyampaikan setiap kisah angker lainnya. Meskipun sebagian besar dari mereka sangat tertarik, ada satu kisah yang mengakibatkan beberapa kekhawatiran untuk beberapa dewasa di pesta ketika itu. Cerita diberitahu oleh seorang gadis berjulukan Safia yang gres saja bergabung dengan grup tersebut. Dia ialah seorang gadis goth (percaya adanya setan) dan berpakaian serba hitam dengan kancing perak dihidungnya.

Dia mengejutkan banyak orang di pesta ketika itu ketika beliau menyampaikan kepada mereka beliau tahu bagaimana cara nya untuk melihat wajah setan. Sebagian besar anak- anak pikir itu sebagai dagelan belaka atau sesuatu yang ia telah temukan pada dirinya, tapi tetap mereka agak takut.

Safia menyampaikan kepada mereka bahwa itu ialah permainan kemudian beliau bermain dengan sahabat temannya. Ada ritual yang terlibat dan beliau bilang itu harus dilakukan sempurna pada tengah malam. Dia bilang kamu harus mengunci diri dikamar mandi dan mematikan lampu. Kemudian bangkit didepan cermin dan cahaya 12 belas lilin hitam. Anda harus menutup mata anda dan menjaga mata anda tetap tertutup sampai jam berdentang sempurna ditengah malam. Kemudian, ketika anda membuka mata anda, anda akan melihat wajah setan di cermin sempurna depan muka anda.

Ini ialah kisah gadis gothic yang diceritakan pada sahabat temannya di pesta itu tetapi David menyampaikan ia akan melakukannya tanpa ragu-ragu. Dia mungkin hanya mencoba untuk menjadi berani dan terkesan pada gadis gadis dipesta, tetapi begitu beliau berkata beliau akan melakukannya, ada banyak kegembiraan disaat itu.

Beberapa gadis mencoba berbicara kepadanya dari itu, sementara beberapa anak laki-laki pergi keluar untuk membeli dua belas lilin hitam dari sebuah toko didekatnya. Malam pun tiba, mereka mempunyai semua yang mereka butuhkan untuk mencoba ritual tersebut. David pergi kekamar mandi dan yang lain menyiapkan lilin hitam didepan cermin. Beberapa menit kemudian sebelum tengah malam, mereka berbaris keluar dan meninggalkannya sendirian dikamar mandi. Dia menutup pintu di belakang mereka dan memutar kunci sempurna dilubangnya.

Semua dewasa lainnya menunggu dengan gelisah diluar, tidak yakin wacana apa yang mereka harapkan terjadi. Mereka mendengar jam berdentang sempurna jam dua belas. Setelah lonceng jam mati, hanya ada keheningan. Tidak ada yang terjadi. Merasa menyerupai itu ialah sesuatu yang anti - titik puncak (akhir), dewasa kecewa dan menggedor pintu kamar mandi, menyampaikan David ia bisa keluar sekarang.

Tapi tak ada balasan dari kamar mandi. Gadis gadis mulai khawatir. Mungkin sesuatu telah terjadi pada David. Anak- anak mencari linggis dan mulai mencongkelnya pintu kamar mandi tersebut. Akhirnya, itu menciptakan pintu kamar mandi terbuka.

Apa yang mereka lihat sangat sangat menyedihkan. David tergeletak ditanah, memegangi dadanya. Sebuah bau kuta welirang memenuhi udara. Satu satunya hal yang bisa dilakukan oleh sahabat temannya ialah menelepon layanan darurat (911).

Para dokter yang merawat David menyampaikan ia menderita stroke. Seluruh sisi kiri tubuhnya lumpuh dan ia tidak bisa berbicara. Dia tidak pernah pulih dari stroke dan tidak pernah sanggup berbicara. Hari itu, beliau masih harus memakai dingklik roda, hanya bisa bergumam tak jelas. Remaja yang hadir dipesta pada malam itu begitu stress berat bahwa mereka tidak sanggup tidur selama beberapa bulan sesudahnya. Mereka bahkan harus mendapatkan perawatan dari psikolog untuk mengatasi pengalaman mengerikan tersebut.

Ini mungkin terdengar menyerupai menyenangkan, tetapi bila anda berpikir wacana hal ini, apakah anda benar benar ingin melihat The Devils Face muncul dicermin sempurna didepan muka anda ?