Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kisah Onibaba (Hantu Jepang)

Pernah mendengar sumanto ? Pernah mendengar nenek gayung ? Mungkin ini yakni campuran nya. Siapa lagi jikalau bukan Onibaba (Perempuan Setan Jahanam) yakni oni dari dongeng rakyat Jepang yang mempunyai penampilan seorang perempuan renta namun sering memakan manusia. Lalu Onibaba sering juga disebut dengan "Demong Hag", "Old Hag", "Mountain Woman", "Goblin dari Adachigahara," dan "Kurozuka," the Onibaba mempunyai banyak kisah di balik namanya.

Ciri Ciri Onibaba

Onibaba mempunyai penampilan seorang perempuan berusia sangat tua. Dia suka menampakan diri dengan ciri khas berpenampilan kusut, gila, liar tampak rambut, dan bermulut besar. Dia kadang kadang di gambarkan dengan pisau dapur atau duduk dengan gulungan benang. Dia sering juga menyembunyikan penampilan setan nya untuk menempatkan korban nya dalam rasa aman.
Onibaba biasa tinggal di sebuah gua, rumah kecil dan rumah kosong di pesawahan. Ada sebuah museum kecil di Adachigahara yang di katakan pisau yang di pajang yakni pisau yang di gunakan oleh Onibaba untuk memakan korban nya.

Kisah nyata

Salah satu sumber menyampaikan Onibaba lahir dari bayi perempuan dari sebuah keluarga kaya di Kyoto. Meski sudah berusia 5 tahun dan di nyatakan sehat dan bahagia, anak itu tidak sanggup berbicara semenjak lahir. Khawatir dan putus asa, keluarga berkonsultasi dengan dokter sesudah dokter tidak berhasil kemudian mereka ke seorang peramal. Lalu sang peramal itu menyampaikan kepada mereka bahwa obat biar gadis itu tetap hidup yakni hati gadis yang masih segar dan janin yang masih hidup. Lalu orang renta nya pun tidak berpengaruh menghadapi pembicaraan ini. Tugas ini pun di berikan kepada pengasuh nya yang berangkat pada pencarian sendiri dan di berikan nya sebuah omamori yaitu jimat untuk perlindungan. Pencarian pengasuh, tamat nya ada yang bersedia menjadi pengasuh gadis itu. Pembantu itu pun lelah untuk mencapai Adachigahara. Lalu pengasuh itu pun memutuskan untuk tinggal di sebuah gua dan menunggu wisatawan hamil yang lewat. Tahun tahun berlalu sebelum seorang perempuan hamil tunggal mendekati gua nya. Merasa frustasi pengasuh melompat pada perempuan itu dan menambil janin dan hati nya. Hanya sesudah mencapai tujuan nya ia menyadari bahwa perempuan itu mengenakan omamori. Pengasuh pun menjadi abnormal oleh realisasi ini, pengasuh nya pun menjadi seorang pembunuh berdarah masbodoh dan memakan semua orang yang melewati gua nya itu.
Dalam dongeng lain, pengasuh tidak mempunyai putri kemudian ia ingin segera sembuh dan untuk sembuh itu ia harus memakan seorang perempuan hamil bukan hati janin nya.