Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ada Diam-Diam Apa Dilantai Lima Hotel Clasic Jakarta?

ADA RAHASIA APA DILANTAI LIMA HOTEL CLASIC JAKARTA?

Ngaconya - Dunia hiburan di Jakarta memang tiada habisnya. Segala bentuk sajian menggiurkan ditawarkan sebagai pelepas penat.

Salah satunya di Hotel Classic. Hotel yang terletak di Jalan Samanhudi, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, ini ditengarai menyediakan penari telanjang pada malam hari.

Video penari telanjang di Hotel Classic pun sudah usang beredar di media umum dan Youtube. Bahkan sudah ditonton ribuan kali.

Penari telanjang menjadi salah satu daya tarik pengunjung kawasan hiburan di Hotel Classic Jakarta. Penari bugil ini beraksi mulai pukul 12 malam sampai pukul 03.00 dinihari.

Dentuman musik diiringi kelap kelip temaram lampu menciptakan pengunjung lantai 5 Hotel Classic Jakarta larut dalam suasana romantis.

Hampir semua pengunjungi ditemani perempuan anggun yang sudah disediakan pengelola hiburan malam Classic Hotel. Mereka siap memuaskan pengunjung. Disentuh boleh, ngamar pun tak masalah.

Tepat pukul 12 malam, sebanyak enam penari telanjang muncul di balik tirai panggung. Awalnya masih mengenakan celana dalam. Lama-lama, semuanya dilepas.

Usia para perempuan anggun itu rata-rata di bawah 23 tahun. Kulitnya putih, mulus. Kecantikannya hampir sempurna.

“Rata-rata pribumi. Kebanyakan sih dari Indramayu,” bisik Mala, ladies anggun yang mengaku berasal dari Cibanteng, Bogor, Jawa Barat.

Setelah beberapa menit berlenggak-lenggok di atas panggung, para penari bugil turun. Mereka mendatangi para tamu yang sedang menikmati minuman. Hanya tersisa dua penari yang terus beraksi di atas panggung.

Di belakang penari bugil, seorang waiters berjalan membuntuti. Ia membawa wadah berisi gelas sloki mini.

Penari telanjang itu siap menemani tamu menenggak minuman dengan menggunakan sloki mini. Harga satu sloki Rp35 ribu.

Tentu saja yang bayar yaitu tamu. Penari telanjang ini boleh diraba. Tapi harus siap-siap merogoh kocek tebal.

Tamu harus tahu belakang layar ‘perangkap maut’ penari telanjang. Jika terlena, isi dompet dapat bisa terkuras habis. Mereka sengaja menggesek-gesekkan dadanya ke badan tamu semoga terbuai.

“Kalau beliau (penari telanjang) datang, tolak aja. Kamu dapat habis. Dia berpengaruh minum, dapat berpuluh-puluh sloki. Dulu ada tamu yang kaget bayar Rp3,5 juta,” tambah Mala.

Malam semakin larut. Bisikan Mala semakin pelan sampai nyaris tak terdengar. Kondisi itu diperparah dengan kerasnya bunyi musik di ruangan itu.

Untuk menggali lebih jauh perihal dunia hiburan malam di Classis Hotel, saya harus menuruti bujukan Mala untuk ngamar bareng. Tempatnya di kamar hotel bab bawah. Tarifnya murah meriah.

Untuk sekali kencan tarifnya 350rb sudah termasuk biaya kamar dan waktu durasi 45-60 menit.