Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Horor Banget Ada Makam Berdarah Di Balikpapan !

HOROR BANGET ADA MAKAM BERDARAH DI BALIKPAPAN !

Ngaconya - Aneh tapi kasatmata sebuah makan mengeluarkan darah, seakan tak mau berhenti darah misterius tersebut keluar hingga menggenangi watu nisan. Fenomena makan berdarah ini terjadi di TPU (Tempat Pemakaman Umum) Sungai Nangka, Balikpapan Kalimantan Timur. Warga disekitar TPU pun heboh, mereka ber ramai-ramai mendatangi lokasi tersebut.

Berawal dari informasi pengaja TPU, satu persatu warga tiba untuk menyaksikan pribadi dengan mata kepalanya sendiri alasannya yaitu fenomena aneh kuburan berdarah tersebut.

Salah seorang warga pun mengabadikan momen tersebut dalam video yang berdurasi 42 detik. Dan tampak terang dari dalam tanah tersebut memang mengeluarkan airan kental segar mirip darah manusia. Apakah ini sebuat menandakan alam dari mayit yang gres saja dikuburkan pada tanggal 15 September 2017 kemarin.



Namun sebagian masyarakat menanggapi lain hal tersebut. Menurut mereka ini hanya perbuatan orang iseng saja entah siapa pelakunya. Bisa saja sang pelaku dengan sengaja menyiram kuburan dengan darah binatang yang di beli di pasar. Tapi entah lah mereka pun tidak tahu apa motifnya.

Menanggapi cerita misterius di TPU yang berada di wilayahnya, Iptu Tri Ikwan selaku Paur Subbag Humas Polres Balikpapan segera mendatangi TKP bersama anggotanya guna meng penjelasan wacana kebenaran informasi makan berdarah tersebut.

Menurut bapak Tri memang makan tersebut mengeluarkan gumpalan berwarna merah sangat kental ibarat darah. Tapi ia sangat yakin itu bukanlah darah alasannya yaitu tidak ada busuk anyir atau bacin khas makhluk hidup.

"itu bukan darah alasannya yaitu tidak ada busuk anyir, merah dapat dari akar, gelembung. Bisa alasannya yaitu udara panas di bawah tanah alasannya yaitu memang sebelumnya tidak ada hujan di wilayah tersebut" ungkap Tri

Karena insiden aneh ini menciptakan heboh dan banyak warga yang terus menerus berdatangan. Tri beserta warga setempat ber inisiatif menimbun cairan tersebut dengan tanah. Ini semua dilakukan demi menjaga keamanan lingkungan terlebih pada kendaraan yang terparkir di depan lokasi TPU.